Wapres: Perluas “fintech” syariah untuk inklusi keuangan syariah

Wapres: Perluas "fintech" syariah untuk inklusi keuangan syariah

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SDY 2020 – 2021.

Kehadiran fintech dan layanan elektronik lain menetapkan diperluas agar dapat mendorong inklusi keuangan syariah di Indonesia.

Jakarta (ANTARA) – Wakil Kepala Ma’ruf Amin mengatakan teknologi finansial atau dikenal dengan fintech (financial technology) di bidang syariah harus diperluas dan diperkuat untuk mewujudkan inklusi ekonomi dan keuangan syariah pada Indonesia.

“Kehadiran fintech dan layanan elektronik lain perlu diperluas supaya dapat mendorong inklusi keuangan syariah di Indonesia, ” kata Wapres Ma’ruf dalam International Webinar Digitalization Leading the Islamic Economy in the New Umum yang diselenggarakan dengan virtual, Selasa.

Jalan teknologi digital yang juga merambah ke sektor ekonomi dan keuangan, semakin mempermudah masyarakat dalam memenuhi kebutuhan finansialnya.

Baca juga: Wapres dorong digitalisasi ekonomi-keuangan syariah

Masyarakat Indonesia tiba terbiasa bertransaksi secara digital, kata Wapres. Namun, secara kuantitas, penerapan transaksi digital tersebut baru mencakup kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Oleh karena itu, dengan semakin banyaknya fintech syariah maka perkembangan ekonomi dan keuangan syariah juga menjadi pesat.

Pemanfaatan fintech di dalam memfasilitasi perkembangan ekonomi dan keuangan digital juga menjadi ciri jalan pesat ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia, katanya.

Baca juga: Ekonomi syariah dinilai berdaya tahan mulia hadapi krisis

Selain itu, Wapres mengucapkan pemanfaatan teknologi digital juga sanggup mendorong inovasi dan terobosan layanan untuk mendukung ekosistem perekonomian syariah secara luas, termasuk industri legal.

“Teknologi digital sudah dimanfaatkan pula oleh komunitas asosiasi seperti pesantren, organisasi masyarakat Muslim, serta lembaga-lembaga amil zakat dan wakaf, ” ujarnya.

Pewarta: Fransiska Ninditya
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2020