Rupiah ditutup menguat, ditopang surplus neraca perdagangan September

Rupiah ditutup menguat, ditopang surplus neraca perdagangan September

… pergerakan rupiah hari ini dipengaruhi pernyataan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin yang mengurangi harapan untuk stimulus lebih lanjut sebelum pemilihan presiden..

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis sore ditutup menguat, seiring surplusnya neraca perdagangan September.

Rupiah ditutup menguat 28 poin atau 0, 19 persen menjadi Rp14. 690 per dolar AS dari sebelumnya Rp14. 718 per dolar AS.

“Dari eksternal, pergerakan rupiah hari ini dipengaruhi penjelasan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin yang mengurangi harapan untuk provokasi lebih lanjut sebelum pemilihan kepala 3 November mendatang, ” sekapur Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Kamis.

Baca juga: Dolar jatuh dan euro terendah, tertekan memudarnya harapan provokasi AS

Harapan stimulus mengalami pukulan sebab Mnuchin mengatakan akan sulit buat mencapai kesepakatan pada putaran berikutnya dengan Ketua Parlemen AS Nancy Pelosi sebelum pemilu.

Kemajuan yang terhenti dalam perembukan terjadi karena proposal stimulus Gedung Putih senilai 1, 8 triliun dolar AS dianggap tidak mencukupi oleh Pelosi, sementara Senat Kelompok Republik tidak nyaman dengan ukuran kesepakatan tersebut.

Pasar juga terus mengawasi pembicaraan Brexit, karena tenggat waktu pakta mengenai hubungan Uni Eropa dengan Inggris semakin dekat. Pertemuan para atasan Uni Eropa pada Kamis (15/10) dan Jumat (16/10) akan meluluskan tahu negosiator Brexit mereka Michel Barnier untuk meningkatkan pembicaraan berperan mendapatkan kesepakatan pada 1 Januari 2021.

Baca juga: IHSG akhirnya terkulai jatuh, dipicu ambil untung dan sinyal deflasi

Tetapi beberapa antusiasme jatuh setelah Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan kepada ketua Persen Eropa Ursula von der Leyen, bahwa dia kecewa karena tak ada kemajuan lebih dalam dalam perundingan gersebut.

Daripada domestik, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan RI pada September 2020 mengalami surplus 2, 44 miliar dolar AS secara nilai ekspor 14, 01 & impor 11, 57 miliar dolar AS, sehingga Indonesia mengalami surplus untuk kelima kalinya tahun ini sejak Mei 2020.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat di posisi Rp14. 685 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14. 685 per dolar AS tenggat Rp14. 718 per dolar AS.

Sementara itu kurs tengah Bank Indonesia pada Kamis menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp14. 760 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14. 780 per dolar AS.

Baca serupa: BPS: Neraca perdagangan RI ekses 2, 4 miliar dolar GANDAR pada September
 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020