Ronaldo dua gol saat Juve menang besar 4-1

Ronaldo dua gol saat Juve menang besar 4-1

Jakarta (ANTARA) – Cristiano Ronaldo mengemas perut gol pada laga perdana sesudah terinfeksi COVID-19 ketika Juventus menutup puasa kemenangan sepanjang dua langgar berturut-turut dengan menghantam tuan sendi Spezia  4-1 dalam pertandingan putaran keenam Liga Italia di Stadiun Dino Manuzzi, Cesena, Minggu.

Gol yang dibukukan Alvaro Morata pada menit ke-16 membawa Juve unggul terlebih dahulu sebelum Spezia menyamakan kedudukan berkat gol Tommaso Pobega pada menit ke-32.

Ronaldo merestorasi keunggulan Juve  pada menit ke-59. Adrien Rabiot  mengemas gol ketiga Bianconerri  di menit ke-68 sebelum penalti Ronaldo pada menit ke-77 melengkapi kemenangan tim tamu, demikian catatan laman resmi Liga Italia.

Keberhasilan Juve mendulang tiga poin setelah tak pernah menang  selama dua laga membawa mereka terbang ke peringkat kedua dengan 12 poin, sedangkan Spezia tertahan dalam posisi ke-16 dengan lima poin.

Morata membawa Juve memimpin setelah memaksimalkan umpan Weston McKennie untuk menjadi gol. Pemimpin sempat melakukan peninjauan VAR untuk menyelidiki kemungkinan offside, namun dia mengesahkan gol ini.

Baca juga: Ibrahimovic sumringah gol akrobatiknya jadi penentu kemenangan Milan

Spezia  menyamakan kedudukan ketika tembakan Pobega  dibelokkan  pemain Juve yang menghadangnya dan membuat bola melayang masuk ke sudut gawang Juventus tanpa bisa dicegah kiper Gianluigi Buffon.

Ronaldo membawa Juve kembali memimpin tak lama setelah dimasukkan sebagai pemeran pengganti. Morata mengirim umpan terobosan, Ronaldo kemudian meliuk-liuk melewati pemeran bertahan dan kiper Spezia sebelum memasukkan bola ke gawang yang kosong.

Gawang Juve sempat kemasukan ketika Agudelo menyambar bola hasil penyelamatan Buffon. Tetapi dia telah terlebih dahulu berharta dalam posisi offside. Justru Juve yang mengemas gol ketiga kala Rabiot bergerak menggiring bola sisi kiri, mengecoh seorang pemain bertahan, dan melepaskan sepakan akurat lengah kanan untuk membobol gawang tuan rumah.

Pelanggaran dengan dilakukan Paolo Bartolomei terhadap Federico Chiesa di kotak terlarang melaksanakan wasit menunjuk titik putih. Ronaldo bertindak sebagai eksekutor dan sepak gaya Panenka yang dilepaskan olehnya sukses berbuah gol keempat Juve.

Mengucapkan juga: Sepakan akrobatik Ibrahimovic tunjang Milan kembali ke jalur kemajuan

Torino takluk 3-4 dari Lazio

Tim sekota Juventus, Torino, dua kali menelantarkan keunggulan untuk takluk 3-4 dibanding tamunya Lazio pada pertandingan di Stadion Olimpico Torino.

Ini merupakan kekalahan keempat itu di liga musim ini & membuat Granata tertahan pada gaya ke-19 dengan koleksi satu poin, sedangkan Lazio  naik ke posisi ketujuh dengan sepuluh poin.

Lazio memecah kebuntuan di dalam menit ke-15 melalui kerja persis apik para pemainnya. Vedat Muriqi mengirim umpan silang yang diteruskan Patric kepada Andreas Pereira buat disambar dengan sepakan kaki kanan menjadi gol pembuka.

Keunggulan Lazio tidak bertahan lama. Diawali tendangan sudut, Bremer dengan tidak terkawal leluasa menanduk bola ke arah sudut bawah tiang untuk menyamakan kedudukan.

Baca juga: Bologna setop rentetan tiga kekalahan secara kemenangan atas Cagliari

Torino  berbalik memimpin pada menit ke-25. Pelanggaran Pereira terhadap Andrea Belotti membuat pemimpin menunjuk titik putih. Belotti sendiri yang mengeksekusi penalti dan tempat tidak melakukan kesalahan untuk mengecoh kiper Pepe Reina.

Lazio menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-49. Sergej Milinkovic-Savic melepaskan tendangan bebas akurat buat membobol gawang tuan rumah.

Torino merestorasi keunggulan melalaikan gol Sasa Lukic pada menit ke-87 setelah memanfaatkan blunder Wesley Hoedt. Sayang impian Torino melanda kemenangan perdana musim ini mengacaukan akibat dua gol Lazio era tambahan waktu.

Lazio menyamakan kedudukan menjadi 3-3 di dalam menit ke-95 melalui penalti Ciro Immobile yang diberikan wasit sebab lengan Nicolas N’Koulou mengenai bola di kotak terlarang. Sebelum Felipe Caicedo mengunci kemenangan Lazio era bergerak cepat menyambar bola sepak terjang bebas yang gagal disapu jauh-jauh oleh para pemain tuan vila.

Menyuarakan juga: Inter bangkit dari sederhana dua gol untuk tahan imbang Parma 2-2

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © KURUN 2020