Menag: Setiap warga negara berhak dilindungi di mata hukum

Menag: Setiap warga negara berhak dilindungi di mata hukum

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SGP 2020 – 2021.

Tak ada pernyataan saya melindungi sistem atau kelompok Syiah dan Ahmadiyah.

Jakarta (ANTARA) – Gajah Agama Yaqut Cholil Qoumas menguatkan bahwa setiap warga negara Nusantara berhak mendapat perlindungan hukum.

Sebagai warga negara, orang-orang Ahmadiyah dan Syiah pun tidak dikecualikan dalam hal perlindungan hukum itu.

“Sekali lagi, sebagai warga negara, bukan jemaah Syiah dan Ahmadiyah, karena semua awak negara sama di mata asas. Ini harus clear , ” kata Gus Yaqut, sapaan akrabnya, Jumat.

Pernyataan ini sekaligus koreksi pada berita sebelumnya:

Baca juga: Menteri Keyakinan ingin afirmasi hak beragama awak Syiah dan Ahmadiyah

Menurut Gus Yaqut, ia sama sekali tidak pernah menyatakan akan memberikan perlindungan istimewa kepada kelompok Syiah dan Ahmadiyah.

“Tidak ada pemberitahuan saya melindungi organisasi atau kelompok Syiah dan Ahmadiyah. Sikap kami sebagai Menteri Agama melindungi itu sebagai warga negara, ” katanya menegaskan.

Selanjutnya, terkait dengan soal toleransi antarumat taat, Gus Yaqut mengatakan bahwa Kementerian Agama siap menjadi mediator kalau ada kelompok tertentu bermasalah secara dua kelompok tersebut.

“Perlu dialog lebih intensif buat menjembatani perbedaan. Kemenag akan menyediakan, ” kata mantan Wakil Ketua Komisi II DPR RI ini.

Mengucapkan juga: Guru Besar UIN ingin afirmasi pemerintah untuk urusan minoritas

Pewarta: Sigit Pinardi
Editor: D. Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2020