Kepala Jokowi bahas empat rumor saat bertemu PM Vietnam

Info seputar SGP Hari Ini 2020 – 2021.

Jakarta (ANTARA) – Presiden Joko Widodo membahas empat hal, yaitu isu kesehatan, kerja setara ekonomi, Zona Ekonomi Kurang serta perkembangan kondisi Myanmar saat bertemu dengan Pertama Menteri (PM) Vietnam Phạm Minh Chính.

“Di dalam pertemuan bilateral, Kepala fokus dalam empat rumor, yang pertama adalah pentingnya penguatan kerja sama kesehatan tubuh, ” kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam Istana Kepresidenan Bogor, Jumat.

Kunjungan PM Phạm Minh Chính ke Indonesia tersebut adalah yang pertama kalinya setelah dilantik pada 5 April 2021 lalu.

“Kesehatan adalah hal utama serta kapan pandemi ini hendak berakhir belum diketahui, karenanya kerja sama di bidang kesehatan menjadi sangat penting, ” tambah Retno.

Menurut Retno, Presiden Jokowi mendorong kedua negara untuk menyerukan kesetaraan kanal vaksin bagi semua negeri dan dalam jangka lama menciptakan ketahanan kesehatan pada Asia Tenggara.

“Kedua, Presiden menekankan pentingnya peningkatan kerja sama ekonomi. Presiden mengajak Vietnam buat menurunkan hambatan baik di bidang dagang dan investasi, ” ungkap Retno.

Membaca juga: Vietnam apresiasi RI inisiasi pertemuan pemimpin ASEAN bahas Myanmar

Pembahasan ketiga adalah mengenai pentingnya percepatan perundingan perbatasan Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE).

“Perundingan tersebut telah berlaku 11 tahun dan Presiden menekankan pentingnya untuk memacu penyelesaian perundingan, ” memotong Retno.

Pemimpin Jokowi dalam pertemuan tersebut menyarankan agar tim teknis kedua negara dapat segera berunding kembali dan mengakhiri negoisasi.
“Ditekankan oleh Presiden bahwa penyelesaian rapat sangat penting karena menyerahkan kejelasan mengenai ZEE per negara, mengurangi kemungkinan adanya insiden kapal-kapal nelayan mengikuti menekankan pentingnya bahwa klaim batas ZEE antarnegara harus diselesaikan berdasarkan hukum internasional yaitu UNCLOS 1982, ” jelas Retno.

Isu keempat yang dibahas adalah terkait dengan jalan situasi di Myanmar.

“Kedua pemimpin menyelenggarakan tukar pandangan situasi belakang di Myanmar dan menyampaikan keprihatinan atas berlangsungnya kebengisan dan jatuhnya kroban hayat, ” kata Retno.

Mengucapkan juga: PM Vietnam tiba di Indonesia untuk bersemuka Presiden Jokowi

PM Phạm Minh Chính, menurut Retno, menyampaikan apresiasi kepemimpinan Nusantara yang menginisiasi ASEAN Leaders Meeting (ALM).

“PM Vietnam menyampaikan kalau kekerasan harus segera dihentikan di Myanmar sementara Kepala Jokowi menyampaikan posisi Indonesia terkait Myanmar dari sejak awal sudah jelas, kesejahteraan dan kesejahteraan rakyat Myanmar menjadi prioritas, ” tambahan Retno.

Kepala Jokowi pun menegaskan bahwa kekeserasan dan penggunaan senjata harus dihentikan sehingga korban tidak bertambah.

“Dialog inklusif harus dikerjakan agar demokrasi, keamanan serta perdamaian dan stabilitas mampu segera dikembalikan di Myanmar, ” ungkap Retno.

Retno menjelaskan kedua kepala pemerintahan sepakat ALM yang rencananya akan dilangsungkan pada Sabtu (24/4) bisa menghasilkan kesepakatan yang unggul bagi Myanmar.

“Bapak Presiden menekankan kalau ALM ini semata dikerjakan atau diselenggarakan untuk hajat rakyat Myanmar, ” prawacana Retno.

Baca juga: Kepala Jokowi sampaikan 3 pandangan pada KTT Perubahan Iklim

Pewarta: Desca Lidya Natalia
Editor: Joko Susilo
COPYRIGHT © JARANG 2021