Kapolda Metro: Tidak boleh ada ormas tempatkan diri di atas negara

Kapolda Metro: Tidak boleh ada ormas tempatkan diri di atas negara

Bonus harian di Keluaran SGP 2020 – 2021.

Apa tindak pidananya? Mengabulkan hate speech, melakukan penghasutan, menyebarkan ujaran kebencian, menebarkan berita bongak

Jakarta (ANTARA) – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menegaskan tidak boleh tersedia organisasi masyarakat (ormas) atau kaum yang boleh menempatkan dirinya pada atas negara.

“Tidak tersedia satu kelompok atau ormas yang menempatkan dirinya di atas negeri, apalagi ormas tersebut melakukan aksi pidana, ” kata Fadil pada Polda Metro Jaya, Jumat.

Baca serupa: Kemarin, Rizieq Shihab jadi simpulan Polda Metro Jaya siap mengambil

“Apa tindak pidananya? Melakukan hate speech , melakukan penghasutan, menyebarkan ujaran kebencian, menebarkan informasi bohong, itu berlangsung berulang-ulang dan bertahun-tahun, ” tambahnya.

Fadil pun menegaskan tidak ada pilihan lain selain penegakan hukum terhadap ormas maupun kelompok dengan melakukan tindakan tersebut.

“Jadi saya harus melakukan penegakan hukum yang tegas terhadap gaya seperti ini. Tidak ada geraham mundur, ini harus kita selesaikan, ” ujar Fadil.

Fadil pun mengatakan ormas dengan bertingkah seperti preman tersebut harus ditindak tegas karena selain menghasilkan masyarakat tidak nyaman, hal itu juga akan merobek tenun kemajemukan yang menjadi dasar.

Baca juga: Angkat senjata api, pencuri motor mati ditembak polisi

“Di samping ini merupakan tindak pidana, ini juga dapat merusak rasa nyaman masyarakat, mampu merobek-robek kebinekaan kita, karena menggunakan identitas sosial apakah suku atau agama. Tidak boleh! Negara tersebut dibangun dari kebinekaan, ” ujar Fadil.

Kemudian jika pihak kepolisian melakukan penegakan norma terhadap suatu ormas atau kawanan, maka hal itu adalah demi keteraturan dan ketertiban sosial.

Baca juga: Polda Metro siap tangkap Rizieq Shihab

“Jadi kalau Polda Metro Hebat menangkap, memproses hukum kelompok atau siapapun, maka itu karena negara ini butuh keteraturan sosial, kita butuh ketertiban sosial, ” tambahnya.

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020