Hamilton lampaui rekor Schumacher dengan kemenangan ke-92 di Formula 1

Hamilton lampaui rekor Schumacher dengan kemenangan ke-92 di Formula 1

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Mercedes Lewis Hamilton menjadi pebalap tersukses sepanjang masa dengan memecahkan rekor kemenangan Michael Schumacher di Grand Prix Portugal di Sirkuit Algarve, Portimao, Minggu.

Setelah menyaingi capaian sang pebalap legendaris Jerman di Nurburgring dua pekan lulus, Hamilton menulis ulang sejarah secara meraih kemenangan ke-92 sepanjang karirnya setelah tampil dominan di Portimao.

“Kamu menulis ulang buku sejarah, ” kata pembesar tim Mercedes Toto Wolff pada Hamilton lewat radio.

“Aku berhutang kepada kalian seluruh disini dan di pabrikan, ” balas Hamilton.

Baca juga: Hamilton dan Mercedes bisa pecahkan rekor di Portugal
Baca juga: Hamilton tak pernah membayangkan meraih kemenangan ke-91

“Bisa bekerja dengan kalian semua adalah suatu kehormatan, ” introduksi Hamilton yang naik ke tribune ditemani race engineer andalannya, Peter ‘Bono’ Bonington.

Valtteri Bottas finis 25, 592 denyut setelah pebalap Britania itu buat kembali membawa Mercedes finis 1-2.

Max Verstappen daripada tim Red Bull melengkapi tribune di tempat ketiga. Itu adalah balapan ketujuh tahun ini di mana Hamilton, Bottas dan Verstappen finis tiga teratas.

Hamilton sedang berada di jalurnya untuk meraih titel ketujuhnya musim ini untuk kembali menyamai jumlah gelar Schumacher.

Baca juga: Hamilton vs Schumacher dalam angka
Mengucapkan juga: Juara di Nurburgring, Hamilton samai rekor Michael Schumacher

Ia telah menang di lebih banyak negara daripada siapapun dalam sejarah F1 dan Portugal, yang menjadi tuan rumah Grand Prix untuk perdana kalinya dalam 24 tahun, menimbulkan catatan sang pebalap menjadi 24 negara, demikian Reuters.

Kemenangan itu menjadi yang kedelapan kalinya bagi Hamilton dari 12 balapan yang telah digelar musim ini.

Merebut 25 poin dan satu poin bunga dari mencetak lap tercepat, Hamilton kini memperlebar jaraknya dari Bottas yang berada di peringkat perut klasemen dengan selisih 77 poin.

“Hari ini mengandung, hari ini semua tentang suhu dan itu adalah sesuatu dengan dapat saya lakukan dengan setup yang saya buat.

“Saya hanya bisa bermimpi tentang di mana saya akan berkecukupan hari ini. Saya bangga mampu memanfaatkannya sebaik mungkin setiap keadaan, ” kata Hamilton pascalomba.

Baca juga: Hamilton kenakan kaus #EndSARS dalam wawancara pralomba GP Portugal

Hamilton tampil satu lap lebih cepat sejak semua kecuali tiga pebalap dengan berada di belakangnya. Namun jalan Hamilton tidak terlihat mudah sesudah posisinya dari pole sempat terlepas ke peringkat tiga di lap pembuka.

Bottas mengambil alih pimpinan lomba namun ia disalip di lap kedua sebab pebalap McLaren Carlos Sainz, yang start dari P7.

Kedua pebalap Mercedes sempat kewalahan mendapatkan suhu yang tepat buat ban medium mereka.

Verstappen sempat melorot ke status lima setelah terjebak mobil Racing Point Sergio Perez.

Bottas mengambil alih pimpinan lomba di lap keenam ketika bannya mulai panas, dengan Hamilton terbang ke posisi kedua. Bottas lestari di depan sebelum rekan satu timnya menyalipnya di lap ke-20, memimpin lomba untuk pertama kalinya sejak lap pembuka.

Baca juga: Bottas butuh keajaiban dalam perebutan gelar melawan Hamilton

Hamilton sempat mengeluhkan meringkuk di kakinya ketika tersisa tujuh putaran sebelum finis namun malah mencetak sejumlah waktu tercepat pada akhir lomba.

Charles Leclerc mampu memaksimalkan potensi mobil Ferrari yang mengecewakan tahun tersebut dengan finis P4 di depan Pierre Gasly dari tim AlphaTauri.

Baca juga: Statistik Grand Prix F1 Portugal
Baca juga: Tsunoda akan jalani debut tes F1 bersama tim AlphaTauri di Imola
Baca juga: Bursa transfer memanas, Russell yakin bertahan pada Williams tahun depan

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © JARANG 2020