Erick Thohir-Nahdlatul Ulama berkolaborasi percepat pemulihan ekonomi

Erick Thohir-Nahdlatul Ulama berkolaborasi percepat pemulihan ekonomi

Jakarta (ANTARA) kepala Menteri BUMN Erick Thohir serta Ketua Umum PBNU, Saiq Aqil Siradj berkolaborasi dalam mempercepat perbaikan ekonomi nasional melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Koordinasi Hubungan Kerja Sama Kementerian BUMN dan Nahdlatul Ulama (NU).

Erick Thohir mengatakan, akselerasi pemulihan ekonomi nasional memerlukan dukungan kekuatan pentahelix, yaitu kekuatan pemerintah, kekuatan komunitas/masyarakat, kekuatan para akademisi, kekuatan dunia usaha, dan kekuatan media.

“Saya harap, Perkumpulan Pengusaha dan Profesional Nahdliyin (P2N) dapat memberikan warna dalam dunia perdagangan, perekonomian, dan profesionalisme dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional yang langsung dapat berdampak kebaikan bagi asosiasi Indonesia, ” ujar Erick di dalam keterangan tertulis yang diterima pada Jakarta, Jumat.

Baca juga: Pengamat: Sinergi lembaga keuangan negara percepat pemulihan ekonomi

Menurut Erick, PBNU saat itu sudah memenuhi empat dari lima kekuatan pentahelix tersebut, yaitu komunitas, akademisi, dan dunia usaha meniti Perkumpulan Pengusaha dan Profesional Nahdliyin (P2N-PBNU).

Menteri BUMN, Erick Thohir dan Ketua Ijmal PBNU, Saiq Aqil Siradj menandatangani MoU tentang Koordinasi Hubungan Kegiatan Sama Kementerian BUMN dan Nahdlatul Ulama yang dilaksanakan di Jambar Pesantren Luhur Al-Tsaqafah, Jakarta di dalam Jumat (4/9).

Melalaikan MoU kali ini, Kementerian BUMN dan PBNU berencana mengolaborasikan kurang program yang meliputi pemberdayaan Sumber Daya Manusia, optimalisasi peran Jalan Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam hal pengadaan barang serta jasa BUMN yang dapat dikerjakan melalui platform digital PaDi UMKM dan dukungan pelaksanaan program pembinaan masyarakat sekitar yang berkaitan secara program tanggung jawab sosial & lingkungan.

Baca juga: Kadin imbau pemerintah tidak kaku guna percepat serapan anggaran

Menteri BUMN menekankan pentingnya partisipasi PBNU dalam implementasi program-program tersebut.

“Partisipasi NU sangat penting dalam mengimplementasikan program percepatan pemulihan ekonomi sehingga jika rencana UMKM bebrasis digital berhasil maka kerja sama dalam program asing bisa dilanjutkan, ” kata Erick.

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020